Pemkot Bandar Lampung Terbitkan 44 Ribu NIB, Sektor UMKM Paling Banyak

Jumat, 18 Oktober 2024 - 06:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung, (dinamik.id)- Jumlah UMKM di Kota Bandar Lampung terus bertambah. Hal itu terbukti dengan banyaknya Nomor Induk Berusaha (NIB) segmen UMKM yang diterbitkan Pemkot Bandar Lampung.

Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Bandar Lampung mencatat, dari Agustus 2021 sampai Oktober 2024, totalnya ada sebanyak 44.337 NIB yang diterbitkan.

Dari seluruh NIB itu, paling banyak adalah Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yakni mencapai 43.926 NIB. Sedangkan segmen non UMKM hanya 411 NIB.

Kepala DPMPTSP Bandar Lampung, Muhtadi Arsyad Temenggung mengatakan, penerbitan NIB dilakukan melalui aplikasi Online Single Submission (OSS).

Baca Juga :  PMII Lampung Demo di DPRD, Soroti MBG hingga Desak Pengesahan RUU Perampasan Aset

“Dalam aplikasi OSS totalnya sudah 44.337 NIB yang terbit di tahun ini, jadi data ini sifatnya real time, jadi sewaktu-waktu bisa update lagi,” kata Muhtadi, Jumat (18/10/2024)

Muhtadi menyampaikan, sebanyak 44.324 NIB berasal dari Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN). Sementara Penanaman Modal Asing (PMA) hanya menyumbang 13 NIB.

Ia pun membenarkan NIB yang diterbitkan di Bandar Lampung paling banyak dari UMKM. Untuk satu NIB bisa untuk 2 sampai 4 proyek kegiatan usaha.

Muhtadi menjelaskan, proyek usaha terdaftar tersebut dibagi berdasarkan kategori risiko. Ia mencatat, ada 99.235 jenis proyek terbagi ke dalam empat kategori, yaitu risiko rendah, menengah rendah, menengah tinggi, dan tinggi.

Baca Juga :  Kolaborasi Komunitas Belajar di Mesuji Lakukan Study Tiru Antar Sekolah

“Risiko rendah ada 66.154 proyek, risiko menengah rendah sebanyak 10.067, risiko menengah tinggi 17.204, dan risiko tinggi mencapai 5.810 proyek,” jelasnya.

Muhtadi menjelaskan, penerbitan NIB memiliki banyak manfaat bagi para pelaku usaha. Termasuk pengakuan hukum yang lebih jelas dan kemudahan dalam mengajukan kredit bank. Maka NIB sangatlah penting bagi pemilik usaha sebagai dasar keabsahan.

“Tentu penting, karena NIB ini adalah keabsahan suatu usaha. Kemudian jika akan mengajukan pinjaman ke bank, kepemilikan NIB juga akan dipertanyakan,” paparnya.

Tak hanya itu, NIB penting dimiliki bagi setiap pelaku usaha agar tercatat dan terdata oleh pemerintah. Pasalnya dalam menyalurkan bantuan modal dan lainnya, pemerintah akan memprioritaskan pelaku usaha yang sudah memiliki NIB.

Baca Juga :  Soal Pengembangan, KPK Tunggu Hasil Pemeriksaan Kasus OTT Bekasi

Ia menjelaskan tidak ada kategori khusus bagi pemilik usaha yang ingin membuat NIB. Karena usaha sekecil apapun boleh mengajukan NIB.

“Meskipun usahanya hanya jual gorengan tentu bisa membuat NIB, dan kami mendorong itu. Bahkan kita jemput bola agar pelaku usaha mau buat NIP. seperti kita buka pelayanan di PRL, lalu juga kita sambangi UMKM dalam beberapa kegiatan,” pungkasnya. (*)

Berita Terkait

Muktamar NU Ke-35, Mbak Khoir: PKB dan NU Satu Akar, Satu Cita-Cita, Satu Napas Perjuangan
Ribuan Penebang Tebu Sambut Mentan Amran, Lampung Penyokong Swasembada Gula Nasional
IMM Pringsewu Pertanyakan Kinerja ‘Melempem’ BK DPRD Jaga Muruwah Legislatif
Kebakaran Way Kambas Berulang, Komisi II DPRD Lampung Dorong Penguatan Pencegahan
KPK OTT Rektor Unsoed Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
Daftar Pilrek, Prof Asep Sukohar Tunjukan Keseriusan Ingin Majukan Unila 2027-2031
Kompolnas RI Lakukan Visitasi ke Polsek Metro Pusat dalam Penilaian Kompolnas Awards 2026
Wakil Ketua Komisi IV DPR Hanan Dukung Lampung Tuan Rumah HPN dan Porwanas 2027

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:05 WIB

Muktamar NU Ke-35, Mbak Khoir: PKB dan NU Satu Akar, Satu Cita-Cita, Satu Napas Perjuangan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:24 WIB

Ribuan Penebang Tebu Sambut Mentan Amran, Lampung Penyokong Swasembada Gula Nasional

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:06 WIB

IMM Pringsewu Pertanyakan Kinerja ‘Melempem’ BK DPRD Jaga Muruwah Legislatif

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 21:48 WIB

Kebakaran Way Kambas Berulang, Komisi II DPRD Lampung Dorong Penguatan Pencegahan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 09:52 WIB

KPK OTT Rektor Unsoed Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru

Berita Terbaru

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman saat meninjau perkebunan tebu di Sugar Group Companies (SGC), Kecamatan Gedung Meneng, Tulangbawang, Lampung, Rabu (26/8/2026). Amran optimistis produksi gula nasional mencapai 3 juta ton pada tahun ini.

Ekonomi dan Kreatif

Usai Tinjau SGC, Mentan Amran Sulaiman: Mudah-Mudahan Tidak Impor Gula Lagi!

Rabu, 26 Agu 2026 - 19:50 WIB