Fatikhatul Khoiriyah Sebut Koperasi Merah Putih Bisa Jadi Motor Kesejahteraan Masyarakat

Kamis, 18 September 2025 - 13:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung, (Dinamik.id) — Ketua Fraksi PKB DPRD Lampung, Fatikhatul Khoiriyah, menilai keberadaan Koperasi Merah Putih di Provinsi Lampung dapat menjadi instrumen penting untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Menurut Khoir, pemerintah pusat melalui Menteri Keuangan telah menggelontorkan dana sebesar Rp.200 Triliun ke bank-bank Himbara (Himpunan Bank – Bank Milik Negara) untuk menyukseskan salah satu program Unggulan Presiden Prabowo ini.

“Dana ini bisa diakses para pelaku ekonomi, termasuk melalui jalur Koperasi Merah Putih yang sudah dibentuk di Lampung,” kata Khoir, Kamis (18/9/2025).

Baca Juga :  Ketua Komisi II DPRD Lampung Desak Pemerintah Pusat Segera Bahas Lartas Impor Tapioka

Ia berharap agar koperasi segera beroperasi penuh sehingga dapat menjalankan fungsi pengawalan dan penyaluran bantuan bagi masyarakat.

“Program prioritas pemerintah seperti Kampung Nelayan Merah Putih, Koperasi Merah Putih, hingga makan bergizi gratis, semuanya saling berkaitan. Meski kita sedang menghadapi efisiensi anggaran, kesejahteraan masyarakat tetap harus jadi perhatian utama,” ujarnya.

Baca Juga :  Krisis Etika, BEM UBL Desak BK dan Fraksi Tegas soal Andy Roby

Lebih lanjut, anggota komisi II DPRD Lampung itu menilai keberadaan koperasi juga mampu menciptakan lapangan kerja baru.

Hanya saja, pengelolaannya sepenuhnya berada di bawah kendali pemerintah pusat, khususnya Kementerian Koperasi dan UKM.

“Pendaftaran anggota koperasi tidak harus melalui rekomendasi Dinas Koperasi Provinsi. Cukup mendaftar langsung lewat aplikasi. Kami di daerah lebih pada fungsi monitoring,” ujar Khoir.

Baca Juga :  DPRD Lampung Intervensi Anggaran OPD, Prioritas Perbaikan Jalan 2026

Selain itu, dalam pembahasan APBD 2026, khoir mengakui anggaran untuk Dinas Koperasi Lampung masih minim.

Padahal, menurutnya, dinas tersebut dibutuhkan untuk melakukan pembinaan dan penguatan sumber daya manusia bagi pengurus koperasi.

“Tidak semua koperasi baru. Ada juga koperasi lama yang perlu penguatan kembali. Karena itu, pembinaan SDM penting, baik dari pusat maupun provinsi,” pungkasnya. (Amd)

Berita Terkait

Al-Hikam Cup 2026 Resmi Dibuka, Munir : Jadikan Ajang Olahraga untuk Ukir Prestasi bagi Pelajar
Antisipasi Dampak Abu Vulkanik GAK, Andika Wibawa : Dinas Kesehatan Harus Siaga Penuh
Reses Bongkar Jerat Judi Online, Andriano: Berantas dari Hulu
Pendapatan Daerah Menurun, Pemprov Lampung Sesuaikan RAPBD-P 2026
Gabah Lampung Tembus Rp8.000, Imelda Soroti Aturan Distribusi ke Luar Daerah
Kemarau Berdampak pada Pertanian, Warga Payung Batu Minta Bantuan Pompa Air
Wakil Ketua l DPRD Lampung Minta Bapeda Optimalkan PAD Demi Perkuat Fiskal Daerah
Hadiri Pelepasan Magang ke Jepang, Elvanty Tekankan Pentingnya SDM Berkualitas

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 21:32 WIB

Al-Hikam Cup 2026 Resmi Dibuka, Munir : Jadikan Ajang Olahraga untuk Ukir Prestasi bagi Pelajar

Rabu, 9 September 2026 - 14:51 WIB

Antisipasi Dampak Abu Vulkanik GAK, Andika Wibawa : Dinas Kesehatan Harus Siaga Penuh

Rabu, 9 September 2026 - 12:50 WIB

Reses Bongkar Jerat Judi Online, Andriano: Berantas dari Hulu

Selasa, 8 September 2026 - 15:50 WIB

Pendapatan Daerah Menurun, Pemprov Lampung Sesuaikan RAPBD-P 2026

Rabu, 2 September 2026 - 22:44 WIB

Gabah Lampung Tembus Rp8.000, Imelda Soroti Aturan Distribusi ke Luar Daerah

Berita Terbaru