DPRD Lampung Dorong Pemerintah Serius Tangani Limbah Program MBG

Selasa, 28 Oktober 2025 - 19:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung, (Dinamik.id) — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kini menghadapi tantangan baru, yakni penanganan limbah. Volume sampah yang dihasilkan dari dapur program MBG dinilai berpotensi mencemari lingkungan jika tidak dikelola dengan baik.

Berdasarkan data Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Lampung, timbulan sampah dari seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) mencapai 101 ton per hari yang berasal dari sekitar 450 dapur atau SPPG yang telah aktif beroperasi dan tersebar di 15 kabupaten/kota di Provinsi Lampung.

Menanggapi hal ini, sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Lampung, Elly Wahyuni, mendorong agar limbah dari program MBG tidak terbuang percuma, melainkan diolah kembali menjadi produk bermanfaat seperti pupuk dan pakan ternak.

Baca Juga :  Anggota Komisi V Kembali Desak Proses Penganggaran Gaji PPPK dan SK Pengangkatan

Menurutnya, program MBG memiliki banyak manfaat karena mampu menggerakkan perekonomian dari tingkat akar rumput. Ia menilai, keberadaan program ini tidak hanya membantu masyarakat memperoleh makanan bergizi, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi petani, peternak, hingga nelayan.

“Program MBG ini sangat besar manfaatnya. Dari peternak, petani, sampai nelayan bisa hidup. Bahkan juga menyerap ribuan tenaga kerja,” ujar Elly.

Namun, ia menekankan pentingnya pengawasan pemerintah terhadap limbah MBG agar tidak mencemari lingkungan. Ely meminta pemerintah untuk konsisten melakukan pemantauan dan memanfaatkan limbah yang dihasilkan dari dapur MBG.

Baca Juga :  Program Pemutihan Pajak Dikeluhkan, Munir Desak Bapenda Lakukan Perbaikan Layanan

“Kami minta pemerintah benar-benar melakukan pengawasan. Saya lihat di media sosial, ada pengusaha di Bandar Lampung yang sudah mengolah limbah MBG menjadi pupuk. Ini contoh baik yang perlu didorong,” jelasnya.

Politisi Gerindra ini juga menambahkan, sebagian besar limbah MBG berasal dari sisa sayuran yang sebenarnya dapat diolah menjadi pupuk organik atau pakan ternak seperti ayam, bebek, dan ikan. Karena itu, ia mendorong adanya pelatihan dan sosialisasi kepada pengelola dapur MBG maupun yayasan yang terlibat, agar mampu mendaur ulang limbah menjadi produk bernilai ekonomi.

Baca Juga :  Azuwansyah S.Ag., M.M Hadiri Sidoarjo Cup 2022 di Kelumbayan

“Limbah MBG bukan limbah berbahaya. Justru bisa dimanfaatkan. Pemerintah perlu membuka ruang dan pelatihan agar dapur MBG atau yayasan bisa mengolah limbah ini menjadi pupuk dan pakan,” imbuhnya.

Dengan langkah tersebut, Ely berharap pengelolaan program MBG ke depan tidak hanya berorientasi pada penyediaan makanan bergizi, tetapi juga menciptakan ekosistem ekonomi berkelanjutan yang ramah lingkungan. (Amd)

Berita Terkait

Ketua DPRD Lampung : Energi Muda KMHDI Dibutuhkan untuk Kemajuan Daerah
DPRD Lampung dan Pemprov Komitmen Tindaklanjuti Aspirasi FSPMI soal Ketenagakerjaan
Tok! APBD-P 2026 Provinsi Lampung Naik Rp20,77 Miliar: Disdikbud Dipangkas Rp137,6 M, DBMBK Ditambah Rp51,14 M
Antrean Panjang BBM Belum Usai, Fauzan Sibron Desak Bentuk Satgas Berantas Mafia
Al-Hikam Cup 2026 Resmi Dibuka, Munir : Jadikan Ajang Olahraga untuk Ukir Prestasi bagi Pelajar
Antisipasi Dampak Abu Vulkanik GAK, Andika Wibawa : Dinas Kesehatan Harus Siaga Penuh
Reses Bongkar Jerat Judi Online, Andriano: Berantas dari Hulu
Pendapatan Daerah Menurun, Pemprov Lampung Sesuaikan RAPBD-P 2026

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:40 WIB

Ketua DPRD Lampung : Energi Muda KMHDI Dibutuhkan untuk Kemajuan Daerah

Kamis, 1 Oktober 2026 - 19:40 WIB

DPRD Lampung dan Pemprov Komitmen Tindaklanjuti Aspirasi FSPMI soal Ketenagakerjaan

Kamis, 24 September 2026 - 08:57 WIB

Tok! APBD-P 2026 Provinsi Lampung Naik Rp20,77 Miliar: Disdikbud Dipangkas Rp137,6 M, DBMBK Ditambah Rp51,14 M

Selasa, 15 September 2026 - 16:35 WIB

Antrean Panjang BBM Belum Usai, Fauzan Sibron Desak Bentuk Satgas Berantas Mafia

Kamis, 10 September 2026 - 21:32 WIB

Al-Hikam Cup 2026 Resmi Dibuka, Munir : Jadikan Ajang Olahraga untuk Ukir Prestasi bagi Pelajar

Berita Terbaru

Ekonomi dan Kreatif

PTPN I Raih Dua Penghargaan AHI 2026

Jumat, 9 Okt 2026 - 17:18 WIB