‘Sengkarut’ Honor Korcam POC di Pringsewu, Kadis KPTPH Provinsi Mengaku Belum Tahu

Senin, 5 Januari 2026 - 16:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung, (dinamik.id) — Program bantuan Gubernur Lampung berupa pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) di Kabupaten Pringsewu terancam mandek. Penyebabnya bukan pada teknis pelaksanaan, melainkan belum dibayarkannya honor Koordinator Kecamatan (Korcam) yang terlibat langsung dalam program tersebut.

Sejumlah Korcam mengaku telah menjalankan tugas sejak program berjalan, mulai dari pendampingan hingga koordinasi di tingkat kecamatan. Namun hingga kini, hak honor yang dijanjikan belum juga diterima, sehingga menimbulkan keresahan di lapangan.

Baca Juga :  Belum Seumur Jagung, Jalan Menuju TPU Pekon Pandansari Rusak Lagi

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura (KPTPH) Provinsi Lampung, Elviar, mengaku belum mengetahui adanya persoalan honor Korcam POC di Pringsewu.

“Terima kasih infonya,” ujar Elviar singkat saat dimintai tanggapan, tanpa menjelaskan lebih lanjut terkait skema anggaran maupun langkah penyelesaian persoalan tersebut.

Baca Juga :  Pj Bupati Pringsewu Meluncurkan ULP Online

Sebelumnya, Dinas Pertanian Kabupaten Pringsewu mengonfirmasi bahwa pihaknya hanya melakukan verifikasi dan monitoring bantuan fisik. Sementara anggaran operasional sepenuhnya menjadi kewenangan provinsi, Jumat (2/1/2026).

Para Korcam juga telah menagih hak mereka kepada Ipah, pihak yang merekrut Korcam melalui ruang UMKM. Namun, jawaban yang diterima justru mengejutkan.

“Memang tidak cair, Mas. Uangnya dikembalikan ke negara. Coba tanya langsung saja ke Kadis Pertanian Provinsinya,” tulis Ipah dalam pesan WhatsApp kepada salah satu Korcam berinisial SR.

Baca Juga :   74 orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di Kabupaten Pringsewu menerima bantuan dari Sentra Handayani Kementerian Sosial RI

Belum adanya kejelasan ini kian memperpanjang polemik di lapangan. Para Korcam berharap ada kepastian tanggung jawab dan waktu pembayaran, agar program POC tetap berjalan optimal dan tidak melemahkan semangat pendamping di tingkat bawah. (Amd)

Berita Terkait

170 Hektare Sawah di Pringsewu Terancam Puso Akibat Kekeringan
Sudah Di-hold, Pembangunan Masih Jalan; Wabup Pringsewu: Kalau Belum Berizin Berhenti
Pemilik Lahan Baku Sawah Pajaresuk Diduga Abaikan Pemerintah, Alih Fungsi Lahan Jalan Terus
Badan Kehormatan DPRD Pringsewu Akan Panggil Dua Anggota Diduga Tidur dan Scroll TikTok saat Paripurna
Pembangunan Gudang di Fajaresuk Masuk Lahan Baku Sawah Di ‘Hold’
Kekeringan Ancam Sawah di Pringsewu, Petani Khawatir Gagal Panen
Kasus Korupsi SPPT PBB-P2 Pringsewu Rugikan Negara Rp1,1 Miliar, Dua Tersangka Ditahan
Disdukcapil Pringsewu Jemput Bola ke Pekon, Permudah Warga Urus Dokumen Kependudukan

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 20:55 WIB

170 Hektare Sawah di Pringsewu Terancam Puso Akibat Kekeringan

Rabu, 2 September 2026 - 20:53 WIB

Sudah Di-hold, Pembangunan Masih Jalan; Wabup Pringsewu: Kalau Belum Berizin Berhenti

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:22 WIB

Pemilik Lahan Baku Sawah Pajaresuk Diduga Abaikan Pemerintah, Alih Fungsi Lahan Jalan Terus

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 20:04 WIB

Badan Kehormatan DPRD Pringsewu Akan Panggil Dua Anggota Diduga Tidur dan Scroll TikTok saat Paripurna

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 20:50 WIB

Pembangunan Gudang di Fajaresuk Masuk Lahan Baku Sawah Di ‘Hold’

Berita Terbaru

DPRD Provinsi

Reses Bongkar Jerat Judi Online, Andriano: Berantas dari Hulu

Rabu, 9 Sep 2026 - 12:50 WIB