TP PKK Provinsi Lampung bersama Dirjen Bina Pemerintahan Desa Kemendagri, Kembangkan Tepung Ubi Kayu Mocaf

Rabu, 23 Juni 2021 - 14:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LAMPUNG SELATAN — Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Lampung yang diketuai oleh Ibu Riana Sari Arinal, mendapat pembinaan pembuatan tepung
modified cassava flour (Mocaf) atau tepung ubi kayu termodifikasi, dari Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Kegiatan yang bertujuan meningkatkan kapasitas pembuatan tepung mocaf tersebut ditutup Rabu (23/6/2021), dengan dihadiri
Ketua Pokja III Bidang Penguatan Ketahanan Keluarga TP-PKK Pusat Ibu Irma Zainal dan Dirjen Bina Pemerintahan Desa Kemendagri Yusharto Huntoyungo.

Dalam sambutannya, Ketua Pokja III Bidang Penguatan Ketahanan Keluarga TP-PKK Pusat Ibu Irma Zainal mengapresiasi terlaksananya kegiatan ini di Provinsi Lampung.

Baca Juga :  DPRD Provinsi Lampung adakan Sosialisasi Perda Peningkatan Budaya Literasi

“Tak lupa apresiasi setinggi – tingginya kami sampaikan kepada Gubernur Lampung dan Ketua TP-PKK Provinsi Lampung beserta jajaran atas dukungan untuk terlaksananya kegiatan ini,“ ujar Irma.

Menurutnya para peserta telah mendapatkan banyak pengalaman belajar untuk memahami seluruh aspek yang berkaitan dengan budidaya singkong, proses produksi mocaf, hingga pengemasan dan pemasaran.

“Jadilah pelopor perubahan atau agent of change bagi masyarakat sekitar. Tim penggerak PKK akan terus memantau dan mengevaluasi efektivitas program ini.” lanjutnya.

Dalam Kesempatan yang sama, Dirjen Bina Pemerintahan Desa Yusharto Huntoyungo menyampaikan kegiatan peningkatan kapasitas ini ditujukan untuk memberikan pengetahuan, pemahaman dan keterampilan terkait pengolahan singkong menjadi mocaf beserta produk turunannya. Tidak hanya bagi pengurus dan kader TP-PKK, namun juga kepada petani singkong. Kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan 10 program pokok PKK, khususnya bidang pangan.

Baca Juga :  Dishub Bandar Lampung Kerahkan 120 Personel Saat Amankan Liburan Nataru

“Melalui pembuatan tepung mocaf, diharapkan masyarakat khususnya di Lampung, dapat meningkatkan konsumsi tepung mocaf secara massif untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari seperti dalam membuat kue, mie, dan bubur. Tepung terigu harus sudah mulai ditinggalkan, hal ini untuk mengurangi impor terigu yang saat ini membebani neraca pembayaran, sekaligus mengurangi subsidi pemerintah,” ujar Yusharto.

Ibu Riana Sari Arinal mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi Kementerian Dalam Negeri atas terselenggaranya kegiatan ini.

Baca Juga :  Ismed Roni : Ideologi Pancasila Benteng Pertahanan Cegah Radikalisme Karena Itu Perlu di Pedomani

“Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi atas ilmu-ilmu yang telah diberikan kepada kader-kader kami. Harapan saya setelah ini mereka akan tetep kami pantau,” ujarnya.

Ibu Riana berharap ilmu yang diperoleh dari kegiatan ini dapat bermanfaat dan berguna sehingga bisa meningkatkan perekonomian keluarga. Selain itu juga dapet membagikan ilmunya kepada masyarakat di Kabupaten/Kota nya masing-masing.

“Mudah-mudahan semua bisa berhasil dan bersama-sama mendukung gerakan menggunakan mocaf ini agar petani kita semakin berjaya dan semakin meningkat perekonomiannya,” ujar Riana.

Berita Terkait

Akademisi Unila: Penghalangan Pers Berpotensi Hambat Komunikasi Publik
Wonosari Hadirkan Wisata Edukasi dari Kebun ke Cangkir
Dapur SPPG Ambarawa 3 Muncul Bau Menyengat, Standar Higiene Dipertanyakan
Kasus Dugaan Penggelapan Mobil Mewah Anggota DPRD Bandar Lampung YI Naik Penyidikan
BBM Solar Langka, Antrian Mengular, Aktivitas Ekonomi Terganggu
Rumah Lunas Sejak 2002, Nasabah Pertanyakan BTN Tak Kunjung Berikan Sertifikat
Kanwil Kemenag Lampung Optimalkan Layanan Digital Nikah
Muktamar NU Ke-35, Mbak Khoir: PKB dan NU Satu Akar, Satu Cita-Cita, Satu Napas Perjuangan

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 20:44 WIB

Akademisi Unila: Penghalangan Pers Berpotensi Hambat Komunikasi Publik

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:40 WIB

Wonosari Hadirkan Wisata Edukasi dari Kebun ke Cangkir

Rabu, 30 September 2026 - 15:23 WIB

Dapur SPPG Ambarawa 3 Muncul Bau Menyengat, Standar Higiene Dipertanyakan

Sabtu, 19 September 2026 - 21:31 WIB

Kasus Dugaan Penggelapan Mobil Mewah Anggota DPRD Bandar Lampung YI Naik Penyidikan

Kamis, 10 September 2026 - 17:03 WIB

BBM Solar Langka, Antrian Mengular, Aktivitas Ekonomi Terganggu

Berita Terbaru

Pemerintahan

PTPN I Raih Adhi Praya 2026, Perkuat Hilirisasi Perkebunan

Rabu, 28 Okt 2026 - 15:51 WIB

Pringsewu

Pilkakon Tanjung Dalam Ricuh, Penghitungan Suara Dihentikan

Selasa, 27 Okt 2026 - 20:21 WIB