Disnak Tubaba Akan Salurkan 300 Dosis Obat Rabies

Selasa, 20 September 2022 - 13:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dokter Hewan Dinas Peternakan Tubaba Irwan.

i

Dokter Hewan Dinas Peternakan Tubaba Irwan.

TULANGBAWANG BARAT (dinamik.id)–Guna meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pencegahan penyakit rabies, Dinas Peternakan (Disnak) Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) Lampung, akan menyiapkan sebanyak 300 dosis obat rabies. Obat rabies akan disalurkan pada 28 September mendatang.

“Penyaluran Vaksinasi rabies tersebut, dalam rangka memperingati Hari Rabies Sedunia,” ungkap kepala Dinas peternakan Nazaruddin, melalui Dokter Hewan, Irwan, Selasa (20/9/2022).

Menurutnya, target penyuntikan sendiri akan dilakukan pada hewan penular rabies atau yang disingkat HPR. Seperti Anjing, Kera dan Kucing serta musang.

Baca Juga :  Pemkot percepat Pembangunan Infrastruktur di Bandar Lampung

Irawan menjelaskan, setiap 28 September diperingati sebagai Hari Rabies Sedunia dengan acara sosialisasi kepada masyarakat dan dilakukan vaksinasi rabies terhadap hewan HPR secara gratis.

Hal ini tentunya bertujuan menjadikan dunia bebas dari penyakit rabies yang sangat membahayakan. Untuk dosis yang disiapkan, kata dokter Irwan, sebanyak 300 dosis.

Baca Juga :  Pj Bupati Mesuji dan Ketua DPRD Mesuji Sepakat MoU KUA-PPAS APBDP 2022

Obat ini merupakan bantuan dari Pemerintah Provinsi Lampung yang akan di salurkan di 3 titik yang dianggap lebih banyak hewan HPR, seperti, Pulung Kencana, Way Lunik, dan Mekar Asri Tulangbawang Barat.

Irawan menambahkan, penyakit rabies adalah penyakit yang disebabkan oleh virus rabies. Penyakit ini menyerang semua hewan menyusui atau hewan berdarah panas seperti sapi, kerbau, kambing, kuda, kera, babi, anjing, kucing, dan sebangsanya.

Baca Juga :  Tingkatkan Pelayanan Kesehatan, Puskesmas Sumber Makmur Mesuji Luncurkan Empat Program Inovda

“Virus rabies masuk ke dalam tubuh hewan terbuka, paling sering luka melalui hewan lain yang tertular rabies, hewan tersebut menggigit hewan lain sehingga air liurnya masuk melalui luka dan liur hewan tersebut ke tubuh hewan yang digigit. Yang sangat berbahaya, penyakit rabies ini dapat menular juga kepada manusia,” tuturnya. (SID)

Berita Terkait

SIARAN PERS Ketua DPD KNPI Lampung Timur
RELIMA Lampung Dorong Buku Perpustakaan Lebih Bermakna Lewat Gerakan Read Aloud
Tanggapi Temuan BPK, ESDM Lampung: Mayoritas 62 IUP Kedaluwarsa Sudah Tidak Aktif
Peringati Hari Anak Nasional 2026, Pemkab Tubaba Santuni 100 Anak Yatim dan Piatu
Pemkab Tubaba Gandeng Kejari Perkuat Pengawasan dan Pencegahan Korupsi
Pemkab Tubaba Gelar Pasar Murah, 1.800 Liter Minyakita dan 200 Sak Beras SPHP Ludes Diserbu Warga
Kasus Korupsi SPPT PBB-P2 Pringsewu Rugikan Negara Rp1,1 Miliar, Dua Tersangka Ditahan
Area Kerja SEGSS Dipasang Pembatas, Tidak Terlihat Aktivitas Pengeboran

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 18:59 WIB

SIARAN PERS Ketua DPD KNPI Lampung Timur

Rabu, 22 Juli 2026 - 18:53 WIB

RELIMA Lampung Dorong Buku Perpustakaan Lebih Bermakna Lewat Gerakan Read Aloud

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:21 WIB

Tanggapi Temuan BPK, ESDM Lampung: Mayoritas 62 IUP Kedaluwarsa Sudah Tidak Aktif

Selasa, 14 Juli 2026 - 18:37 WIB

Peringati Hari Anak Nasional 2026, Pemkab Tubaba Santuni 100 Anak Yatim dan Piatu

Selasa, 14 Juli 2026 - 18:32 WIB

Pemkab Tubaba Gandeng Kejari Perkuat Pengawasan dan Pencegahan Korupsi

Berita Terbaru

DPRD Provinsi

DPRD Lampung Soroti Pajak Air, Dorong Pengawasan Berbasis Watermeter

Kamis, 30 Jul 2026 - 18:09 WIB