Wasekjen PB PMII Aris Tama : Kader Fokus Konsolidasi Kesejahteraan Informasi Pengetahuan

Jumat, 30 September 2022 - 13:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta (dinamik.id) – Wasekjend PB PMII Aris Tama atau biasa disapa aris mengintruksikan kader-kader PMII di struktur untuk fokus konsolidasi internal atau mengkonsolidasikan anggotanya secara konservatisme, komprehensif atau sesuatu yang dapat dilihat dari segala sisi secara menyeluruh menyebar ke berbagai macam sektor, Kamis (30/09/2022).

Misalnya untuk kesejahteraan wahana pengetahuan dan sosial kader se misal Mendorong setiap PKC, PC, PK, PR PMII untuk dapat menyelenggarakan kelas Genealogi dan Epistemologi PMII. Sebab, dua hal ini menjadi sangat substansial di tengah situasi yang chaotik saat ini.

Baca Juga :  Pengurus Besar PMII Gelar Aksi Penolakan Kenaikan BBM Subsidi

Kelas tersebut baiknya dilaksanakan secara masif sampai pada akar rumput (Rayon). Sehingga dapat menciptakan anggota dan kader yang mengetahui dan paham arah juang lahirnya organisasi PMII.

Kemudian kata Aris, para kader PMII juga harus memperkuat dakwah-dakwah aswaja dan membumikan Islam rahmatan lil alamin di diri masing-masing secara khusus dan umum di kampus-kampus.

“Kita harus peduli secara sosial dan kesejahteraan generasi muda Islam Indonesia yang memegang teguh Islam Ahlusunnah Wal Jamaah dan di sisi lain mereka adalah intelektual muda,” ujarnya.

Baca Juga :  PB PMII Instruksikan Kader di Seluruh Indonesia Aksi Tolak Kenaikan Harga BBM

Aris mengatakan “para kader PMII bisa berdakwah aswaja dengan caranya masing-masing, di jalannya masing-masing dan peduli degan hal sosial serta kemakmuran dan kesejahteraan mahasiswa yang mana adalah aset bangsa di masa depan,” katanya.

Lanjut “Jadi kita bisa mendapatkan energi kenapa PMII harus ada? Kenapa PMII di bentuk.? Jadi, kajian genealoginya bukan hanya sekedar memaparkan sejarah, tapi bagaimana sejarah tersebut bisa di telisik menggunakan pandangan kritis, sehingga kader tahu bahwa lahirnya PMII salah satunya sebagai wujud dari pertarungan Ideologi (Nilai) secara sadar.

Baca Juga :  Bunda Eva Imbau Warga Tak Hidupkan Petasan pada Malam Takbir

“Tanpa adanya upaya luar biasa untuk menyiapkan sumber daya manusia yang andal, situasi itu bisa membawa Indonesia mengalami bencana demografi,” tutur dia.

Aris menilai bonus demografi ibarat dua sisi mata uang termasuk bagi kader PMII. Sisi pertama, kata dia, jika kader PMII dapat kreatif dan inovatif maka bonus demografi akan menghasilkan generasi emas yang berkontribusi membangun bangsa.

“Karena itu, PMII harus mempersiapkan para kadernya dan konsolidasi, anggotanya untuk tetap produktif dan selalu menghasilkan karya yang berkontribusi terhadap pembangunan bangsa,” kata dia.(*)

Berita Terkait

PRANTARA Apresiasi Kejagung Bongkar Dugaan Mafia Korporasi di Lampung
BBM Solar Langka, Antrian Mengular, Aktivitas Ekonomi Terganggu
Kementerian PU Paparkan Skenario Penambahan Sekolah Rakyat 2027 ke DPR
Karhutla Jadi Persoalan Tahunan, LBH DLN Soroti Kelalaian Negara dan Tanggung Jawab Korporasi
Abu Vulkanik Anak Krakatau Selimuti Pesisir Pesawaran, IJP Lampung Bagikan 1.000 Masker
14 Tahun Mengabdi, D19DAYA Bersama KPK RI dan IPDN Perkuat Integritas Budaya Kerja ASN
Rumah Lunas Sejak 2002, Nasabah Pertanyakan BTN Tak Kunjung Berikan Sertifikat
Kanwil Kemenag Lampung Optimalkan Layanan Digital Nikah

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 21:28 WIB

PRANTARA Apresiasi Kejagung Bongkar Dugaan Mafia Korporasi di Lampung

Kamis, 10 September 2026 - 17:03 WIB

BBM Solar Langka, Antrian Mengular, Aktivitas Ekonomi Terganggu

Kamis, 10 September 2026 - 12:40 WIB

Karhutla Jadi Persoalan Tahunan, LBH DLN Soroti Kelalaian Negara dan Tanggung Jawab Korporasi

Selasa, 8 September 2026 - 17:45 WIB

Abu Vulkanik Anak Krakatau Selimuti Pesisir Pesawaran, IJP Lampung Bagikan 1.000 Masker

Senin, 7 September 2026 - 23:22 WIB

14 Tahun Mengabdi, D19DAYA Bersama KPK RI dan IPDN Perkuat Integritas Budaya Kerja ASN

Berita Terbaru