Ketum KNPI Laporkan Aksi Pengeroyokan yang Menimpa Dirinya

Senin, 21 Februari 2022 - 17:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPP KNPI) Haris Pertama dikeroyok tiga orang tak dikenal.

i

Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPP KNPI) Haris Pertama dikeroyok tiga orang tak dikenal.

JAKARTA (dinamik.id)–Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPP KNPI) Haris Pertama dikeroyok tiga orang tak dikenal.

Kejadian nahas itu terjadi di rumah makan Garuda, Cikini, Menteng, Jakarta Pusat sekitar pukul 14.10 WIB, Senin, 21 Februari 2022. “Diserang sekelompok orang tidak dikenal di Restoran Garuda,” ujar Haris.

Haris mengemukakan, dirinya hendak makan siang di restoran tersebut. Alih-alih makan dengan tenang, saat turun dari mobil Haris langsung dipukul oleh para pelaku.

Baca Juga :  PMII Pertanian Unila dan TANGAN Lampung Bagi 5000 Bibit Pohon di Lampung Selatan

Haris menduga para pelaku sudah mengikuti dia sebelumnya. “Orang tersebut menghajar saya dengan batu dan benda tumpul lainnya, kemudian orang yang menghajar saya kabur dengan memakai sepeda motor,” ungkap dia.

Baca Juga :  Diskusi KAHMI Bahas Polemik Pertanahan, Wira: DPRD Harus Bentuk Pansus

Setelah kejadian itu, Haris langsung melaporkannya ke pihak kepolisian. Namun, Haris mengaku sempat diminta menunggu dahulu oleh pihak kepolisian. Padahal, dirinya tengah dalam luka-luka.

Ia pun bergegas menuju ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta Pusat karena mendapatkan luka-luka akibat penyerangan itu. “Pelipis dan kepala sobek dan harus di jahit dan di tangani oleh dokter spesialis di IGD RSCM Kencana,” paparnya.

Baca Juga :  Wali Kota Bandar Lampung Instruksikan Disperkim Evaluasi Bangunan yang Melanggar GBS

Kanit Reskrim Polsek Menteng Kompol Alvin Pratama membenarkan Haris sudah membuat laporan atas insiden yang dia alami.

Alvin mengemukakan pihaknya masih melakukan penyelidikan soal kasus pemukulan tersebut. “Iya kita masih cek, tapi kejadiannya ada di (restoran) Garuda dan buat laporan,” tegasnya. (Bay)

Berita Terkait

PRANTARA Apresiasi Kejagung Bongkar Dugaan Mafia Korporasi di Lampung
BBM Solar Langka, Antrian Mengular, Aktivitas Ekonomi Terganggu
Kementerian PU Paparkan Skenario Penambahan Sekolah Rakyat 2027 ke DPR
Karhutla Jadi Persoalan Tahunan, LBH DLN Soroti Kelalaian Negara dan Tanggung Jawab Korporasi
Abu Vulkanik Anak Krakatau Selimuti Pesisir Pesawaran, IJP Lampung Bagikan 1.000 Masker
14 Tahun Mengabdi, D19DAYA Bersama KPK RI dan IPDN Perkuat Integritas Budaya Kerja ASN
Rumah Lunas Sejak 2002, Nasabah Pertanyakan BTN Tak Kunjung Berikan Sertifikat
Kanwil Kemenag Lampung Optimalkan Layanan Digital Nikah

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 21:28 WIB

PRANTARA Apresiasi Kejagung Bongkar Dugaan Mafia Korporasi di Lampung

Kamis, 10 September 2026 - 17:03 WIB

BBM Solar Langka, Antrian Mengular, Aktivitas Ekonomi Terganggu

Kamis, 10 September 2026 - 16:23 WIB

Kementerian PU Paparkan Skenario Penambahan Sekolah Rakyat 2027 ke DPR

Kamis, 10 September 2026 - 12:40 WIB

Karhutla Jadi Persoalan Tahunan, LBH DLN Soroti Kelalaian Negara dan Tanggung Jawab Korporasi

Selasa, 8 September 2026 - 17:45 WIB

Abu Vulkanik Anak Krakatau Selimuti Pesisir Pesawaran, IJP Lampung Bagikan 1.000 Masker

Berita Terbaru