PESAWARAN (dinamik.id) –Kabupaten Pesawaran ditunjuk pemerintah pusat sebagai tuan rumah even Harvesting Gerakan Nasional (Gernas) Bangga Buatan Indonesia (BBI).
Untuk memastikan kesiapan lokasi dan suksesnya acara, Pemerintah Kabupaten Pesawaran bersama tim Kementerian Perindustrian RI melakukan pengecekan lapangan di Pulau Tegal Mas, Selasa, 21 Juni 2022.
Plt Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Pesawaran Fanny mengatakan, sampai sejauh ini persiapan acara sudah mencapai 80%. Pada agenda itu menurutnya sejumlah Menteri akan hadir di Bumi Andan Jejama.
“Hari ini kita telah melakukan rapat sekaligus pengecekan lokasi di Tegal Mas bersama dengan pihak Kementrian Perindustrian. Kemudian kita juga telah berkoordinasi dengan pihak Pemrov Lampung mulai dari penjemputan sampai keberangkatan rombongan menyeberang ke Pulau Tegal Mas,” jelas dia.
Secara perinci, ia menjelaskan ditunjuknya Kabupaten Pesawaran menjadi tuan rumah kegiatan Harvesting Gernas BBI ini, merupakan hasil penilaian yang langsung dilakukan oleh pihak kementrian setelah Provinsi Lampung terpilih sebagai tuan rumah.
“Jadi Tegal Mas ini menjadi tuan rumah setelah ada tim dari Kementrian yang melakukan penilaian, dari beberapa tempat yang ada di Provinsi Lampung yang diajukan, terpilihlah Kabupaten Pesawaran yang berlokasi di Tegal Mas menjadi tuan rumah,” kata Fanny.
Ia menerangkan dengan terpilihnya Kabupaten Pesawaran sebagai tuan rumah, tentunya ada beberapa keuntungan yang didapat.
Diantaranya promosi lokasi wisata semakin luas. “Kemudian pada kegiatan itu juga adanya pameran hasil dari para pelaku IKM kita, tentunya hal ini akan menjadi dampak yang positif untuk pemulihan ekonomi di Bumi Andan Jejama pasca pandemi,” kata dia.
Menurutnya, saat ini terdapat dua menteri yang akan datang pada acara tersebut, yakni Menteri Perindustrian RI Agus Gumiwang Kartasasmita dan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman RI Luhut Binsar Pandjaitan.
“Kalau sampai sejauh ini baru dua menteri tersebut yang sudah dikonfirmasi akan datang. Namun saat ini kita sedang melakukan koordinasi lebih lanjut, karena informasinya ada beberapa menteri dari Indonesia Maju yang akan datang pada acara tersebut,” katanya.
Bangkitkan IKM
Diketahui, Kementerian Perindustrian semakin gencar membangkitkan kembali gairah usaha para pelaku industri kecil dan menengah (IKM) setelah terkena dampak pandemi Covid-19. Upaya ini perlu kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah, masyarakat, asosiasi serta beragam pemangku kepentingan lainnya.
Salah satu langkah strategis yang dilakukan Kemenperin adalah mendukung Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) yang telah diluncurkan sejak 14 Mei 2020. Gernas BBI ini berhasil membuat jaring penyelamat bagi para IKM untuk bangkit dari keterpurukan.
Gernas BBI menjadi role model dalam pengembangan dan pemberdayaan IKM berbasis potensi daerah. Sasarannya antara lain meningkatkan daya saing IKM di pasar dalam dan luar negeri.
Gernas BBI memiliki target untuk meningkatkan jumlah IKM/UMKM atau artisan dari total 11,7 juta menjadi 30 juta unit usaha bisa masuk ke ekosistem digital (on boarding) pada tahun 2023.
Gerakan ini juga diharapkan dapat meningkatkan permintaan terhadap produk ekonomi kreatif buatan artisan Indonesia, menciptakan nilai tambah bagi konsumen untuk memiliki produk yang berkualitas, serta meningkatkan peran aktif pemerintah daerah, top brands, dan media massa untuk terus memberdayakan IKM dalam rangka mendongkrak pertumbuhan ekonomi nasional. (Randy)