Gubernur Lampung: Tekan Inflasi Dengan Desa Mandiri Benih

Senin, 21 Agustus 2023 - 16:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (dinamik.id) – Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mengatakan salah satu upaya untuk menekan inflasi dapat dilakukan dengan mengembangkan desa mandiri benih di daerahnya.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) pada Juli 2023 tercatat Lampung mengalami inflasi sebesar 0,05 persen, akan tetapi secara kumulatif tahunan, inflasi pada 2022 tercatat sebesar 5,51 persen.

“Artinya, inflasi tersebut masih di atas target inflasi tahun 2022 yang ditetapkan pada kisaran 2-4 persen,” ujar Arinal Djunaidi melalui keterangan yang diterima di Bandarlampung, Senin,21 Agustus 2023.

Baca Juga :  Cegah Stunting, Dandim 0426/TB Menjadi Orang Tua Asuh

Ia pun meminta seluruh pihak terkait untuk terus mengendalikan inflasi, khususnya inflasi pangan di Provinsi Lampung. Salah satunya melalui pengembangan desa mandiri benih.

Bawang merah dimasukkan dalam kelompok komoditas pangan utama karena ketersediaan dan harganya sangat berpengaruh kepada inflasi dan perekonomian.

Peningkatan kebutuhan masyarakat akan bawang merah, harus diimbangi dengan produksi agar tidak terjadi kelangkaan atau kenaikan harga yang sangat tinggi.

“Sehingga pengembangan bawang merah harus dilakukan dengan meningkatkan sentra produksi benih atau yang dikenal sebagai Desa Mandiri Benih Bawang Merah, salah satunya di Kecamatan Ketapang, Lampung Selatan,” katanya.

Baca Juga :  Penjabat Bupati Tubaba Dinilai Sangat Baik oleh Kemendagri dalam Evaluasi Triwulan III

Dia menjelaskan Provinsi Lampung merupakan daerah yang cukup potensial untuk menjadi sentra pengembangan bawang merah di luar Pulau Jawa, terutama yang terdapat di beberapa kabupaten, seperti di Kabupaten Lampung Selatan, Pringsewu dan Tanggamus.

“Saya menginginkan panen bawang merah dan Desa Mandiri Benih Bawang Merah ini tidak hanya ada di Kabupaten Lampung Selatan, Pringsewu dan Tanggamus saja, tetapi juga ada di kabupaten dan kota lainnya,” ucap dia.

Baca Juga :  Perjuangan Gubernur Arinal Berbuah Manis, KH Ahmad Hanafiah Resmi Menyandang Gelar Pahlawan Nasional

Ia juga mengatakan bahwa kegiatan ini memerlukan dukungan dari semua pihak untuk menjaga konsistensi dan keberlangsungan beberapa program pengendalian inflasi, sehingga target akhir yakni angka inflasi yang terkendali dan stabil dapat tercapai.

“Apresiasi kami sampaikan kepada semua pihak yang telah bersinergi dalam pengendalian inflasi di Provinsi Lampung, dan diharapkan desa mandiri benih bisa semakin berkembang di sini,” tambahnya.

Berita Terkait

Kekeringan Ancam Sawah di Pringsewu, Petani Khawatir Gagal Panen
Dewi Mayang Apresiasi Kolaborasi Polresta Bandar Lampung, Perlindungan Korban Jadi Prioritas
SIARAN PERS Ketua DPD KNPI Lampung Timur
RELIMA Lampung Dorong Buku Perpustakaan Lebih Bermakna Lewat Gerakan Read Aloud
Tanggapi Temuan BPK, ESDM Lampung: Mayoritas 62 IUP Kedaluwarsa Sudah Tidak Aktif
Peringati Hari Anak Nasional 2026, Pemkab Tubaba Santuni 100 Anak Yatim dan Piatu
Pemkab Tubaba Gandeng Kejari Perkuat Pengawasan dan Pencegahan Korupsi
Pemkab Tubaba Gelar Pasar Murah, 1.800 Liter Minyakita dan 200 Sak Beras SPHP Ludes Diserbu Warga

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 12:23 WIB

Kekeringan Ancam Sawah di Pringsewu, Petani Khawatir Gagal Panen

Rabu, 5 Agustus 2026 - 12:19 WIB

Dewi Mayang Apresiasi Kolaborasi Polresta Bandar Lampung, Perlindungan Korban Jadi Prioritas

Rabu, 22 Juli 2026 - 18:59 WIB

SIARAN PERS Ketua DPD KNPI Lampung Timur

Rabu, 22 Juli 2026 - 18:53 WIB

RELIMA Lampung Dorong Buku Perpustakaan Lebih Bermakna Lewat Gerakan Read Aloud

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:21 WIB

Tanggapi Temuan BPK, ESDM Lampung: Mayoritas 62 IUP Kedaluwarsa Sudah Tidak Aktif

Berita Terbaru