Komisi II DPRD Lampung Dorong Disperindag Pantau Harga Bahan Pokok Setiap Waktu

Kamis, 6 Maret 2025 - 20:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung, (Dinamik.id) — Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Lampung meminta Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) untuk secara berkala memantau ketersedian dan harga bahan pokok di pasar guna mengantisipasi lonjakan harga saat Ramadhan dan Jelang Idulfitri.

Ketua Komisi II DPRD Lampung, Ahmad Basuki, menegaskan pentingnnya pemantauan harga secara ‘real time’ agar pemerintah dapat segera mengambil langkah jika terjadi kenaikan harga secera signifikan.

Baca Juga :  DPRD Lampung Segera Gelar Hearing Terkait Penarikan Sewa Lahan di Kota Baru

“Kita minta Disperindag untuk pantau harga-harga bahan pokok di pasar setiap waktu,” ujar Abas, sapaan akrabnya pada Kamis (6/03/2025)

Selain itu, politisi PKB ini juga mendorong pemerintah menjalin kerjasama dengan pihak swasta dalam penyelanggaraan pasar murah selama ramadhan.

Baca Juga :  Tak Berpihak pada Honorer, Deni Ribowo Desak Revisi UU ASN

“Ajak kerjasama pihak swasta untuk terlibat operasi pasar atau pasar murah di beberapa titik selama ramadhan,” katanya.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa pelaksanaan pasar murah dilakukan di daerah yang jauh dari pasar tradisional agar tidak mengganggu aktivitas tataniaga yang sudah berjalan.

“Pasar murah atau operasi pasar diadakan di tempat yang jauh dari pasar, sehingga tidak menggangu aktifitas tataniaga yang sudah berjalan,” imbuhnya.

Baca Juga :  FPKB DPRD Lampung Dorong Generasi Muda Jadikan Ruang Digital Sebagai Medan Perjuangan Modern

Abas juga mengungkapkan bahwa dalam kegiatan reses di daerah pemilihannya, pihaknya turut menggelar pasar murah, sebagai bentuk nyata dalam membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

“Kami reses kemarin sekalian pasar murah di kampung,” pungkasnya.(Amd)

Berita Terkait

Komisi II DPRD Lampung Tekankan Koperasi Merah Putih Bukan Etalase Korporasi, Apalagi Dikorupsi
Komisi IV DPRD Atensi Pembangunan Jalan Pringsewu-Pardasuka ‘Mangkrak’
40 Tahun Menggantung, DPRD Lampung Janji Kawal Penyelesaian Konflik Waydadi
Ghofur Soroti Risiko Pasir Laut dalam Proyek Infrastruktur, Desak Pemerintah Lakukan Verifikasi
HIV Meningkat di Pringsewu, Syukron Muchtar Minta Pengawasan Digital Diperketat
DPRD Lampung Soroti Peran Koperasi Merah Putih dan Kendala Lahan di Desa
DPRD Lampung Minta Pengawasan Ketat Lapak Kurban Pinggir Jalan
Dewi Mayang Sari Djausal Apresiasi Polda Lampung Ungkap Kasus TPPO

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:46 WIB

Komisi II DPRD Lampung Tekankan Koperasi Merah Putih Bukan Etalase Korporasi, Apalagi Dikorupsi

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:28 WIB

Komisi IV DPRD Atensi Pembangunan Jalan Pringsewu-Pardasuka ‘Mangkrak’

Sabtu, 6 Juni 2026 - 16:05 WIB

40 Tahun Menggantung, DPRD Lampung Janji Kawal Penyelesaian Konflik Waydadi

Rabu, 3 Juni 2026 - 19:03 WIB

Ghofur Soroti Risiko Pasir Laut dalam Proyek Infrastruktur, Desak Pemerintah Lakukan Verifikasi

Senin, 18 Mei 2026 - 17:37 WIB

HIV Meningkat di Pringsewu, Syukron Muchtar Minta Pengawasan Digital Diperketat

Berita Terbaru