Pemkot Bandarlampung Fokus Tingkatkan PAD di Tengah Realisasi Anggaran yang Tinggi

Selasa, 1 Juli 2025 - 22:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung, (dinamik.id) – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung mencatat realisasi belanja daerah tahun anggaran 2024 telah mencapai 82,80 persen atau sebesar Rp2,43 triliun dari total pagu anggaran sebesar Rp2,93 triliun. Selasa 1/7/2025.

Wali Kota Bandarlampung, Eva Dwiana, dalam Rapat Paripurna Pertanggungjawaban APBD 2024 yang digelar di Bandarlampung pada Selasa, menyampaikan bahwa belanja tersebut terdiri dari beberapa komponen utama. Belanja operasional tercatat sebesar Rp2,06 triliun atau 83,52 persen dari pagu Rp2,46 triliun, belanja modal sebesar Rp353,59 miliar atau 79,02 persen dari pagu Rp447,48 miliar, serta belanja tak terduga yang terealisasi sebesar Rp15,44 miliar atau 78,56 persen dari pagu Rp19,66 miliar.

Baca Juga :  PAD Lampung Anjlok ! Anggota DPRD Lampung, Munir Abdul Haris Sebut Ini Persoalan Serius

“Penggunaan anggaran ini dilakukan secara terukur dan efisien,” ujar Eva Dwiana dalam pidatonya.

ADVERTISEMENT

addgoogle

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia juga menjelaskan bahwa realisasi penerimaan pembiayaan pada tahun ini mencapai Rp17,89 miliar atau sekitar 64,15 persen dari target, sedangkan pengeluaran pembiayaan tercatat sebesar Rp38,58 miliar dari total anggaran Rp41,50 miliar.

Lebih lanjut, Eva Dwiana mengungkapkan bahwa Pemkot Bandarlampung mencatat adanya Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (Silpa) sebesar Rp18,81 miliar. Ia menyebutkan bahwa Silpa tersebut akan menjadi modal awal yang penting untuk mendukung pelaksanaan APBD di tahun anggaran berikutnya.

Baca Juga :  Legislator Bandarlampung sebut perlu aksi nyata cegah perilaku menyimpang

Namun demikian, ia juga mengakui bahwa capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) belum sesuai harapan.

“Capaian PAD hanya sebesar Rp716,58 miliar dari target awal Rp1,08 triliun atau sekitar 66,16 persen. Ini menjadi perhatian serius,” kata Wali Kota.

Menurutnya, PAD merupakan indikator utama kemandirian fiskal daerah. Oleh sebab itu, pemerintah berkomitmen untuk terus mengoptimalkan penerimaan PAD pada tahun-tahun mendatang.

Menanggapi hal tersebut, Anggota DPRD Kota Bandarlampung, Muhammad Darmawansyah, menyampaikan bahwa upaya peningkatan PAD harus menjadi prioritas strategis guna memperkuat kemandirian fiskal daerah dan mengurangi ketergantungan terhadap dana transfer dari pemerintah pusat.

Baca Juga :  Selain Pasar Murah, Pemkot Bandar Lampung Gelar Bazar Selama Ramadan

Ia juga menekankan perlunya optimalisasi potensi pajak daerah, retribusi, serta pengelolaan aset. Menurutnya, masih terdapat ruang perbaikan signifikan dalam aspek tersebut.

“Maka kami mendorong agar ada evaluasi menyeluruh terhadap kinerja organisasi perangkat daerah (OPD) pengelola PAD serta peningkatan sistem pengawasan dan transparansi dalam proses pemungutan dan pelaporan pendapatan daerah,” ujarnya. (Ang)

Berita Terkait

Haris Pertama ‘Sentil’ Ubedillah Badrun: Jangan Bungkus Opini Politis Pakai Jubah Akademisi
Ketum KNPI Haris Pertama ‘Pasang Badan’ Bela Presiden Prabowo Hadapi Upaya Pemakzulan, KNPI Lampung: Siap Amankan!
Izin Operasional RSUD HM Ryacudu Lampura Terancam Dicabut
Pasca Telan Korban, PMII Pertanyakan SOP dan Izin Wira Garden
DBH Sawit Lampura Tahun 2026 Terjun Bebas Sementara CSR Perusahaan Sawit Menjadi Teka-Teki
Kejati Lampung Buka Blokir Rekening PT PSMI, Aksi Petani Tebu Batal
BRIN dan Komisi X DPR RI Dorong Literasi AI di Lampung
Cipayung Plus Kota Bandar Lampung Laksanakan Konsolidasi Dalam Rangka Membersamai Aksi Buruh dan Petani Mitra PT PSMI

Berita Terkait

Sabtu, 11 April 2026 - 19:12 WIB

Haris Pertama ‘Sentil’ Ubedillah Badrun: Jangan Bungkus Opini Politis Pakai Jubah Akademisi

Sabtu, 11 April 2026 - 18:56 WIB

Ketum KNPI Haris Pertama ‘Pasang Badan’ Bela Presiden Prabowo Hadapi Upaya Pemakzulan, KNPI Lampung: Siap Amankan!

Jumat, 10 April 2026 - 19:17 WIB

Izin Operasional RSUD HM Ryacudu Lampura Terancam Dicabut

Jumat, 10 April 2026 - 18:38 WIB

Pasca Telan Korban, PMII Pertanyakan SOP dan Izin Wira Garden

Jumat, 10 April 2026 - 10:43 WIB

Kejati Lampung Buka Blokir Rekening PT PSMI, Aksi Petani Tebu Batal

Berita Terbaru

Berita

Izin Operasional RSUD HM Ryacudu Lampura Terancam Dicabut

Jumat, 10 Apr 2026 - 19:17 WIB