Dari Pemutihan Pajak hingga PIP, Munir Abdul Haris Tampung Aspirasi Warga Seputih Agung

Jumat, 14 November 2025 - 10:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung Tengah, (Dinamik.id) — Anggota Komisi III DPRD Provinsi Lampung dari Fraksi PKB, Munir Abdul Haris, S.Sos.I, melakukan reses tahap IV di Desa Slusuban dan Gayau Sakti, Kecamatan Seputih Agung, Lampung Tengah, Kamis (13/11/2025).

Di Desa Slusuban, kegiatan dihadiri sekitar 170 peserta dari unsur aparatur kampung, tokoh masyarakat, wali murid penerima Program Indonesia Pintar (PIP), dan lainnya. Hadir pula Jasmun Efendi (perwakilan kepala kampung), Bripka Eko Purwanto, Mukhlison, S.Pd.I., M.Pd.I (Kepala SDN 1 Slusuban), serta Miftahul Munir (Lazisnu Seputih Agung).

Baca Juga :  BK DPRD Lampung Proses Laporan Mahasiswi Korban Pengempisan Ban oleh 'Oknum' Anggota F-PDIP

Dalam kegiatan tersebut, Munir mensosialisasikan program pemutihan pajak kendaraan bermotor yang diperpanjang hingga Desember dan menyebut dana pajak akan difokuskan untuk perbaikan ruas jalan provinsi.

“Tahun 2025 ini ada 10 ruas jalan di Lampung Tengah senilai Rp92 miliar, tahun depan insyaallah dua kali lipat,” ujarnya.

Selain itu, Munir juga menyerahkan secara simbolis buku tabungan PIP kepada 171 siswa. Ia juga meninjau penyaluran makan bergizi gratis bagi siswa.

“Gunakan dana ini untuk kebutuhan pendidikan, jangan buat beli skincare,” katanya.

Baca Juga :  Rapat Paripurna DPRD Provinsi Lampung Tetapkan Program Pembentukan Perda Tahun 2026

Selanjutnya, di Desa Gayau Sakti, acara berlangsung di Aula Ponpes Hidayatuthulab dihadiri sekitar 200 peserta, termasuk wali siswa SMP dan SMA Hidayatuthulab, tokoh masyarakat, serta anggota DPRD Lampung Tengah Purheri Sumardiyanto.

Munir menyerahkan PIP untuk 49 siswa SMP dan 23 siswa SMA. Ia mendorong agar penerima yang berhak dapat diusulkan kembali tahun depan, serta mengajak masyarakat memanfaatkan program KIP Kuliah bagi mahasiswa kurang mampu.

Dalam kesempatan tersebut, Munir juga menerima langsung aspirasi dari warga desa Slusuban yang meminta percepatan pemekaran Dusun Tanjung Rejo, perbaikan jalan 1 km menuju SDN 1 Slusuban, serta rehabilitasi ruang kelas sekolah yang rusak.

Baca Juga :  Sekolah Rusak di Tanggamus Viral, Syukron Muchtar: Pendidikan Dasar Harus Jadi Prioritas Nyata

Sementara, warga dari desa Gayau Sakti mengusulkan perbaikan jalan lingkungan menuju sekolah, pembangunan ruang kelas, masjid, dan balai desa. “Balai desa kami paling jelek di Seputih Agung, silakan dicek,” kata Kepala Kampung Ma’sum, S.Pd.I.

Menanggapi keluhan tersebut, Munir menyampaikan bakal menindaklanjuti aspirasi tersebut dengan berkomunikasi ke instansi terkait.

“Prinsipnya semua aspirasi masyarakat kita terima dan akan segera ditindaklanjuti,” pungkasnya. (*)

Berita Terkait

Komisi II DPRD Lampung Tekankan Koperasi Merah Putih Bukan Etalase Korporasi, Apalagi Dikorupsi
Komisi IV DPRD Atensi Pembangunan Jalan Pringsewu-Pardasuka ‘Mangkrak’
40 Tahun Menggantung, DPRD Lampung Janji Kawal Penyelesaian Konflik Waydadi
Ghofur Soroti Risiko Pasir Laut dalam Proyek Infrastruktur, Desak Pemerintah Lakukan Verifikasi
HIV Meningkat di Pringsewu, Syukron Muchtar Minta Pengawasan Digital Diperketat
DPRD Lampung Soroti Peran Koperasi Merah Putih dan Kendala Lahan di Desa
DPRD Lampung Minta Pengawasan Ketat Lapak Kurban Pinggir Jalan
Dewi Mayang Sari Djausal Apresiasi Polda Lampung Ungkap Kasus TPPO

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:46 WIB

Komisi II DPRD Lampung Tekankan Koperasi Merah Putih Bukan Etalase Korporasi, Apalagi Dikorupsi

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:28 WIB

Komisi IV DPRD Atensi Pembangunan Jalan Pringsewu-Pardasuka ‘Mangkrak’

Sabtu, 6 Juni 2026 - 16:05 WIB

40 Tahun Menggantung, DPRD Lampung Janji Kawal Penyelesaian Konflik Waydadi

Rabu, 3 Juni 2026 - 19:03 WIB

Ghofur Soroti Risiko Pasir Laut dalam Proyek Infrastruktur, Desak Pemerintah Lakukan Verifikasi

Senin, 18 Mei 2026 - 17:37 WIB

HIV Meningkat di Pringsewu, Syukron Muchtar Minta Pengawasan Digital Diperketat

Berita Terbaru

Berita

BRN Siap Kawal Presiden ke-7 Menyapa Masyarakat Lampung

Sabtu, 13 Jun 2026 - 22:44 WIB

Pemerintah menegaskan Harga Eceran Tertinggi (HET) Minyakita tetap di angka Rp15.700 per liter, Sabtu.

Ekonomi dan Kreatif

Pemerintah Tegaskan Harga Eceran Minyakita Tetap Rp15.700/Liter

Sabtu, 13 Jun 2026 - 16:43 WIB